Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mariyah al-Qibthiyah

Featured Post

Komik Islami istri

Gambar
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (Qs. At-Tin [95]: 4) Jangan sepelekan bercermin! Dengan cermin, orang yang hatinya berpenyakit akan terlena dengan paras, takjub dengan rupa, tanpa ingat untuk bersyukur pada yang telah mencipta. Dengan cermin, orang yang kurang bersyukur akan mengeluhkan titik noda dan jerawat kecil. Dia lupa dengan nikmat sehatnya permukaan kulit yang lainnya, dan hanya berfokus pada satu kecil noda.  Maka seutas  doa singkat itu mudah mudahan dapat menarik kita dari kebanggaan melambung, atau dari ketidak syukuran diri atas nikmat sebaik-baik ciptaan Dia Yang Maha Mencipta. Ada hikmah dari indahnya paras, karena di balik keindahan itu ada pula ujian untuk bersyukur atau kufur. Pun, di balik noda titik jerawat atau sedikit cacat itu ada hikmah pula, bahwa Allah telah menciptakan kita dengan sebaik-baik penciptaan. Maka maukah kita bersyukur? Komik Islami Lainnnya...

Mengenal Istri Nabi - Mariyah al-Qibthiyah

Gambar
Madrasah Muslimah , Mariyah binti Syam’un al-Qibthiyah adalah seorang wanita yang berasal dari Mesir. Pada tahun 7 H, Raja Iskandariyah (Mesir), Muqauqis, mengirim Mariyah untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sahabat Hatib bin Abi Balta’ah lah yang menjaganya dalam perjalanan menuju Madinah. Saat bertemu Nabi, ia memeluk Islam. Memeluk Islam Pada tahun ke-6 H, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendakwahi raja-raja. Beliau mengirimi mereka surat. Mengajak mereka memeluk Islam. Di antara raja yang mendapatkan surat tersebut adalah Muqauqis, Raja Iskandariyah Mesir. Sebagai respon atas surat tersebut, Muqauqis memberikan pemberian yang banyak kepada Nabi. Di antaranya adalah Mariyah dan saudari perempuannya yang bernama Sirin. Juga termasuk Khasi, saudara laki-laki Mariya. Ia juga menghadiahi nabi banyak emas. 20 helai baju yang lembut. Seekor bighal dan keledai. Hadiah-hadiah itu dititipkan kepada sahabat Hatib bin Abi Balta’ah radhiallahu ‘anhu. Hatib mendakwahi Mariyah, Sir...

Visitor

Online

Related Post